19 March 2020
WILDA PUSTIKA bertanya :

Gigi geraham saya bagian belakang paling ujun berlubang di kedua sisi dokter, sekrang tambah parah dengaan banyaknya tumbuh krang gigi, sebaiknya apa tindakan yang saya ambil dok?

Drg. Sella Prininta menjawab:

Pembersihan karang gigi adalah hal yang sebaiknya dilakukan pertama agar gigi yang berlubang bersih dari karang karena penambalan tidak dapat dilakukan sebelum gigi dalam keadaan bersih. Sebelum melakukan penambalan, pembersihan kavitas atau lubang pada gigi akan dilakukan agar bakteri hilang. Penambalan langsung dengan bahan sewarna gigi dapat segera dilakukan apabila kerusakan gigi tidak mencapai saluran akar, apabila bakteri telah masuk ke saluran akar sebelumnya perawatan saraf pada saluran akar akan dilakukan untuk mensterilkan gigi. Oleh karena itu apabila gejala sudah mengganggu aktivitas sehari-hari segera konsultasikan dengan dokter gigi secara langsung ya...

""


19 March 2020
Yanti bertanya :

Hai dok, Nama saya yanti, saya mau bertanya bagaimana cara menjaga & merawat gigi palsu / tambal gigi dok? Saya pernah ompong gigi depan patah separo lalu saya tambal & pakai gigi palsu dok. Terima kasih.

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Yanti

Beberapa tips untuk merawat gigi palsu agar selalu terjaga kebersihannya, antara lain:

  • Apabila gigi palsu adalah protesa lepasan, selalu melepaskan gigi palsu saat tidur dan membersihkannya dengan air mengalir sebelum disimpan. Membersihkan gigi palsu setelah makan agar tidak ada sisa makanan menempel.

  • Apabila gigi palsu adalah protesa cekat, selalu menyikat gigi sebelum tidur agar sisa-sisa makanan tidak menempel pada celah protesa. Sisa makanan yang tidak dibersihkan dapat menyebabkan bau mulut.

Pada kedua jenis gigi palsu, selalu pastikan adaptasi gigi palsu pada keadaan baik, rapat, tidak goyang, dan tidak ada keluhan nyeri atau menekan. Gigi palsu yang tidak beradaptasi dengan baik dapat menyebabkan rusak nya gigi asli dan gigi - gigi sebelahnya. Juga jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan rongga mulut ya, salah satunya dengan rutin gosok gigi minimal 2 kali sehari.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


19 March 2020
Jamal akbar bertanya :

Dok sudah 2 minggu saya sakit gigi.. Gigi bungsu bawah yang berlubang dok? Apa perlu di cabut? Tapi kalau di cabutkan harus tidak sakit dulu.. Tapi ini tiap hari sakit terus dok.. Saya coba pakai obat asam metanamat sembuh tapi cuma sehari.. Saya terus terusan minum obat asam metanamat eh malah jadi sakit lambung.. Saya berhenti minum obat asam metanamat.. Sekarang komsumsi paracetamol.. Tapi masih sakit terus dok.. Giginya ga miring..lurus tapi dalem dok.. Jadi keluar nya sedikit.. Apa bisa di cabut tanpa oprasi?

Drg. Sella Prininta menjawab:

Halo Jamal akbar, terima kasih atas pertanyaannya di Alodokter.

Penanganan gigi berlubang tergantung pada tingkat keparahan yang terjadi, diantaranya dapat dilakukan dengan:

  • fluoride, untuk mengembalikan enamel (lapisan keras yang menutupi mahkota gigi)
  • tambal gigi
  • crown, jika memiliki lubang cukup besar atau gigi yang kurang kuat
  • perawatan saluran akar, saat lubang mengenai bagian dalam gigi (pulpa)
  • cabut gigi, jika kondisi lubang sudah parah dan tidak dapat diperbaiki
  • Obat pereda nyeri seperti parasetamol dapat diberikan untuk mengurangi nyeri yang timbul, namun memang efek antinyeri dan antiradangnya masih lebih lemah jika dibandingkan dengan asam mefenamat. Disisi lain, obat asam mefenamat memang memiliki efek samping dapat mengakibatkan gangguan lambung.

Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan di rumah yang dapat mengurangi rasa nyeri:

  • Jaga kebersihan gigi dan rongga mulut.
  • Sikat gigi secara rutin dengan bulu sikat yang halus.
  • Kurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi.
  • Sebaiknya konsumsi makanan yang lunak, sehingga tidak dibutuhkan usaha lebih untuk mengunyah.
  • berkumur dengan air hangat

Jika memang rasa nyeri tidak berkurang, silahkan segera konsultasikan dengan dokter gigi terdekat, sehingga dapat meresepkan obat sakit gigi yang lebih kuat dan namun lebih aman untuk lambung Anda.

Terima kasih

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


18 March 2020
Nurhayati bertanya :

Hallo ciptadent say mau menyakan tentang gigi susu anak saya yg usianya baru mau 3thn...geraham dan gigi seri depan atas kenapa sudah rusak coklat2 habis..tidak hitam tapi coklat dan gerahamnya berlubang semua...gimana cara mengatasi agar kelak tidak ada keluhan sakit gigi,trimakasih

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Nurhayati

Pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sedari sangat berperan besar untuk pertumbuhan gigi permanennya.

Gigi susu anak sangat rentan terkena lubang dikarenakan kebiasaan dan asupan makanannya. Bintik kecoklatan atau kehitaman merupakan tanda bahwa bakteri sudah menempel dan menimbulkan lubang pada gigi.Gigi yang berlubang dapat menyebabkan rasa ngilu, sakit, bahkan bengkak pada gusi anak.

Gigi anak yang berlubang disebabkan oleh beberapa faktor :

  1. Konsumsi makanan manis yang terlalu sering Kandungan gula pada makanan manis, seperti coklat, permen, kue, dll dapat menempel pada gigi dan menggeroti gigi secara perlahan yang lama kelamaan akan membuat lubang. Lubang tsb menyebabkan sisa-sisa makanan tersangkut sehingga menimbulkan rasa ngilu.

  2. Minum susu dengan dot Disebut nursing bottle syndrome, biasanya mengenai gigi susu khususnya gigi depan karena kebiasaan meminum susu dengan dot sampai tertidur dan tidak menyikat gigi

  3. Kurang bersih dalam menyikat gigi Menyikat gigi anak adalah suatu tantangan tersendiri karena biasanya anak akan berusaha menyikat gigi nya sendiri, tetapi seringkali banyak sela-sela gigi yang kurang bersih pada saat proses menyikat gigi. Faktor tsb terkadang membuat sisa - sisa makanan menempel sehingga dapat menimbulkan gigi berlubang.

Beberapa cara menjaga gigi susu anak agar selalu bersih dan terhindar dari lubang, diantaranya :

  1. Mengurangi konsumsi makanan manis dan minum susu dari dot
  2. Menyikat gigi anak 2x sehari, sehabis sarapan dan sebelum tidur. Jangan biarkan anak tertidur tanpa menyikat gigi terlebih dahulu.
  3. Memperbanyak konsumi buah dan sayuran
  4. Periksa ke dokter gigi untuk melakukan penambalan pada gigi-gi yang berlubang

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


18 March 2020
Anis hadi bertanya :

Hallo dok, saya mengalami halitosis yang luar biasa buruk dan sangat mengganggu, bahkan saya sudah mengalami bertahun-tahun hingga sekarang tidak hilang. Setiap hari dan setiap saat saya mengalami hal tersebut, bahkan pada kondisi setelah menggosok gigi sekalipun. Saya sudah mengikuti berbagai macam tindakan seperti mencabut 4 gigi bungsu (atas bawah) , memasang crown gigi terhadap gigi yang berlubang, kuretase (3 sisi atas bawah), scalling gigi secara rutin (bahkan beberapa kali dokter yang scalling saya mengatakan bahwa kondisi gigi masih bagus dan belum waktunya di scalling), rutin membersihkan lidah dan dinyatakan oleh dokter bahwa lidah saya dalam keadaan baik. Kemudian saya diarahkan untuk memerikasakan diri ke poli penyakit dalam. Saya melakukan tes urine, cek darah, dan rontgen paru-paru, dan semua dinyatakan normal. Kemudian saya pergi ke poli THT untuk hidung dan telinga normal, namun ditemukan radang pada amandel, akhirnya saya langsung melakukan operasi amandel. Memang saat itu ketika amandel sudah diambil, saya merasakan halitosis sangat berkurang, tapi tidak lama kemudian, halitosis kembali lagi. Saya juga sudah mencoba untuk mengikuti tips-tips penghilang halitosis menggunakan bahan-bahan alami, maupun obat kumur dalam kemasan, namun tidak kunjung berpengaruh. Saya juga sudah mengikuti saran untuk makan sayur, buah, serta minum air putih yang cukup banyak. Selain itu, saya pun sudah menghindari makanan-makanan berbau tajam seperti bawang putih, ikan, dll. Namun konndisinya tetap tidak membaik. Mohon penjelasan da tipsnya dok. terimakasih.

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Anis hadi

Bau mulut seringkali disebabkan oleh masalah kesehatan gigi dan mulut, seperti gigi berlubang dan karang gigi. Kesehatan gigi dan mulut yang buruk dapat menimbulkan bau tidak sedap dari mulut. Selain itu, kondisi kesehatan lain juga dapat menyebabkan bau mulut, diantara nya :

  1. Xerostomia : keadaan mulut kering karena gangguan produksi air liur
  2. Gangguan saluran pencernaan, seperti gastritis atau GERD
  3. Penyakit lain, seperti diabetes, sinusitis.

Selain itu, kebiasan buruk seperti merokok, diet yang berlebihan, atau hobi makan dan minum dengan bau menyengat juga dapat memperparah bau mulut.

Apabila masalah gigi sudah diatasi tetapi bau mulut masih terasa, perlu diperhatikan apakah ada penyakit pada pencernaan seperti GERD atau reflux, karena seringkali kedua kelainan pencernaan tersebut menimbulkan bau mulut yang tidak sedap karena adanya reaksi asam dari lambung, sehingga nafas berbau sedikit asam.

Beberapa tips untuk mencegah bau mulut, antara lain :

  1. Menyikat gigi 2x sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur
  2. Menggunakan sikat lidah untuk membersihkan lidah
  3. Mengganti sikat gigi, minimal 2 bulan sekali
  4. Berkumur dengan obat kumur antiseptik
  5. Rutin memeriksakan kondisi gigi dan mulut ke dokter gigi. Apabila keluhan masih timbul, disarankan untuk memeriksakan kondisi tsb kepada dokter gigi spesialis penyakit mulut.
  6. Mengkonsumsi air mineral minimal 2 liter perhari

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


18 March 2020
Reza bertanya :

tahun lalu saya memiliki gigi geraham yg berlubang tapi tidak sakit. Kemudian saya memutuskan u dibersihkan di dr gigi, kemudian ditambal. setelah ditambal gigi jadi sensitif terhadap panas maupun dingin, langsung ngilu. Apa bila digunakan untuk menggigit juga terasa ngilu sampai sekarang. Apa yg harus saya lakukan dok?

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Reza

Setiap bahan tambal mempunyai tingkat kekuatan dan ketahanan yang berbeda-beda, menjaga kebersihan mulut dan diet sehat juga termasuk salah faktor yang dapat membantu mempertahankan tambalan gigi agar bertahan lama.

Tambalan yang terasa sakit, dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti :

  • adanya celah / kebocoran pada tambalan
  • terdapat udara yang terpendam pada kavitas gigi sehingga menimbulkan rasa nyeri ketika menggigit
  • pembersihan bakteri pada kavitas gigi belum cukup sehingga masih ada bakteri yang tersisa
  • tambalan yang terlalu tinggi sehingga tambalan terasa mengganjal

Segera periksakan keluhan anda pada dokter gigi agar dapat diberikan penanganan yang tepat. Dokter gigi biasanya akan melakukan pemeriksaan rontgen terlebih dahulu pada gigi tsb untuk melihat apakah ada tambalan yang bocor atau tidak

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


18 March 2020
Anisa mustika bertanya :

Selamat siang dok, saya mau tau tanya. Apa sih yang di menyebabkan gigi kuning? Dan bagaimana cara mengatasinya? Supaya kita lebih percaya diri. Terima kasih

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Anisa mustika

Gigi yang putih adalah gigi yang bersih, menjadi impian setiap orang. Warna gigi yang putih seringkali menjadi tanda tingkat kesehatan gigi, padahal warna normal dari gigi adalah putih gading, memang bukan putih sempurna.

Beberapa penyebab gigi kuning, selain karena tidak menjaga kebersihan gigi dengan selalu rutin menyikat gigi 2x sehari, antara lain adalah kebiasaan mengkonsumsi minuman berwarna seperti kopi, teh, soda. Zat warna pada minuman tsb akan menempel pada gigi dan akhirnya masuk ke dalam permukaan gigi sehingga lama kelamaan warna gigi berubah kekuningan. Sama hal nya dengan kebiasaan merokok, zat nikotin dari rokok yang akan menempel dan merubah warna dari gigi.

Penggunaan antibiotik juga berpengaruh dalam perubahan warna, khusus nya antibitoik jenis tetrasiklin. Umumnya antibiotik tsb dpt merubah warna gigi krn sering dikonsumsi saat kecil dalam jangka waktu yang panjang.

Diantara menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi, hal lain dapat dilakukan untuk mencegah gigi berubah menjadi kuning adalah dengan

  • mengurangi kebiasaan minum kopi atau teh
  • mengganti pasta gigi dengan tambahan kandungan bahan aktif pemutih gigi
  • melakukan pemeriksaan rutin ke ke dokter gigi

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


17 March 2020
Aih Siskawati bertanya :

Hallo Dok, apa ya penyebab gusi saya gampang bengkak, terkadang sakitnya sampai sulit mangap saat makan. Terima kasih Dok.

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Aih Siskawati

Abses atau bengkak adalah suatu keadaan infeksius dimana bakteri berkumpul, biasanya membengkak dan berisi cairan pus / nanah pada daerah gusi. Abses dibedakan berdasarkan letaknya, penyebarannya (akut atau kronis), dan jumlah nya.

Beberapa ciri-ciri gigi yang dapat terkena abses :

  • gigi yang berlubang besar yang sudah mati, atau tidak merasakan ngilu sama sekali apabila terkena rangsangan
  • sisa akar gigi
  • gigi dengan plak dan kalkulus yang banyak
  • gigi yang tumbuh sebagian

Abses biasanya akan hilang dengan obat antibiotik dan analgesik atau dokter gigi umumnya akan melakukan pengambilan jaringan di daerah yang terinfeksi tersebut. Setelah itu baru akan dilakukan rencana perawatan berikutnya sesuai dengan keadaan gigi nya. Gigi atau gusi yang sudah terkena abses jika tidak segera ditangani akan menyebabkan infeksi yang lebih serius. Segeralah periksakan keadaan anda ke dokter gigi akan mendapat penanganan yang tepat.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


17 March 2020
SRI TRISNOWATI bertanya :

Selamat sore dok. Sy punya gigi bagian atas yg tinggal tunggaknya sj alias bagian dasarnya yg cukup mengganggu. Krn tiap dingin pasti sakit bagian gusinya. Bisa gak ya dok low sisa gigi tsbut dicabut? Low misal bisa apakah ada efek sampingnya? Krn sy sering dgr jgn suka cabut gigi yg atas krn bisa mengganggu syaraf kita. Terimakasih­čśŐ

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, SRI TRISNOWATI

Kerusakan gigi depan yang cukup parah, pada umumnya dapat dilakukan perawatan apabila pada saat pemeriksaan kondisi gigi yang tersisa masih sesuai dalam indikasi perawatan.

Perawatan saluran akar adalah perawatan yang biasanya dilakukan apabila kondisi mahkota dan akar mengalami kerusakan yang besar. Sebelum penambalan atau pemasangan protesa mahkota untuk mengembalikan bentuk gigi seperti normal, permbersihan saluran akar diperlukan terlebih dahulu sampai saluran akar gigi steril.

Opsi perawatan lain adalah pencabutan, dilakukan apabila sisa gigi sudah tidak memungkinkan untuk dipertahankan. Contohnya akar goyang atau patah.

Segera periksakan kondisi gigi anda agar mendaptkan perawatan yang tepat.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."


17 March 2020
Ningrum bertanya :

Halo dok,pertanyaan saya bagaimana cara mengatasi Gigi kuning dan memutihkan gigi? Terimakasih

Drg. Sella Prininta menjawab:

Alo, Ningrum

Perubahan warna gigi menjadi lebih kuning pada umumnya disebabkan oleh kebiasaan yang kita lakukan. Kebiasaan buruk yang kita lakukan akan berdampak buruk juga pada keadaan gigi dan mulut kita.

Beberapa kebiasaan yang menyebabkan gigi menguning, diantara nya :

  • Kebiasaan minum teh atau kopi Zat tanin pada teh dan kopi menyebabkan gigi berubah warna. Apabila zat tanin menempel pada permukaan gigi yang kasar, noda akan semakin cepat terlihat.

  • Merokok Selain merusak sistem pernafasan, zat nikotin dan tar pada rokok apabila menempel pada gigi dapat menyebabkan perubahan warna yang jelas.

  • Konsumsi obat - obat antibiotik Antibiotik khususnya golongan tetrasiklin dapat menyebabkan perubahan warna gigi menjadi keabuan

Tips untuk mencegah gigi menguning, antara lain :

  1. Membiasakan berkumur setelah makan atau minum yang berwarna agar mencegah zat warna menempel
  2. Mengurangi konsumsi rokok, makanan yang terlalu asam, dan minuman berwarna
  3. Menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung pemutih yang aman
  4. Bleaching, merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan noda kuning pada gigi.

Semoga bermanfaat

"Gigi kuat adalah awal untuk bangsa yang kuat."

 

Showing 21 - 30 of 480